105 Contoh Soal PG Geografi Kelas 11 SMA/MA dan Kunci Jawabnya Terbaru - Sobat rumpunnews yang terbaik, pada kesempatan yang mantap ini, admin ingin berbagi contoh soal PG Georgrafi untuk adik adik selaku sobat rumpunnews yang duduk dikelas xi SMA/MA pada pembahasan kurikulum 2013.Soal ini sudah admin sediakan sekitar 105 soal yang bisa adik D Teknik Pengolahan Hasil Samping Ikan dan Daging /Putih Menjadi Produk Nonpangan E. Pengemasan; Lihat Juga : Materi Seni Budaya Kelas IX SMP/MTs Semester 1 dan 2 Demikianlah materi pelajaran prakarya kelas 9 semester 1 dan 2 dalam bentuk pdf semoga dapat bermanfaat buat para siswa maupun guru di seluruh indonesia. Selamat belajar! SoalPrakarya kelas 9 semester 2 Tentang Pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dan Bahan Hasil Samping dari Hasil Perikanan dan Peternakan Menjadi Makanan Siap Konsumsi Soal Pilihan Ganda. Bukan merupakan tujuan pengolahan bahan pangan hewani adalah . a. memperlambat kerusakan. b. memperbaiki tekstur dan rasa PenugasanOnline pengolahan pertemuan ke 1/2 kelas 9. September 15, 2020. Bismillah, berikut tugas online hari ini! 1. Silahkan pelajari materi buku prakarya kelas 9 bab pengolahan hasil peternakan dan perikanan untuk video materi bisa di lihat di bagian material pada GC 2. Silahkan kerjakan soal di link berikut : soal pengolahan kelas 9. MODULPRAKARYA KELAS IX SEMESTER 2 [Document subtitle] OLEH: ST.MAESURI, S.Pd ST.HAERANI, S.Pd MTSN 1 WATAMPONE TAHUN PELAJARAN 2016/2017 . PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN DAN PETERNAKAN Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang banyak. Kekayaan alam Indonesia terdapat bukan Mengolah menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, v Buku Prakarya dan Kewiausahaan Siswa Kelas X, Kemendikbud, Tahun 2016. v Buku refensi yang relevan, Soal Kelas XII. 1 Berikut merupakan ciri dari wirausaha bisnis, yaitu ToOQW. Hai sahabat Ahzaa selamat datang kembali di AhzaaNet. Saat ini pengolahan pangan setengah jadi berbahan baku daging sapi dan daging unggas makin banyak di minati khususnya bagi masyarakat modern yang memiliki aktivitas yang padat. Kita mengenal pengolahan bahan setengah jadi seperti; baso, sosis, nugget, dendeng, telur asin dan abon. Nah, berbicara tentang pengolahan pangan setengah jadi tersebut, pada kesempatan ini saya akan membagikan materi bab yang sesuai untuk topik tersebut yaitu materi Prakarya kelas 9 SMP/ MTs semester 2 bab 4 tentang Pengolahan Bahan Pangan Setegah jadi dan Produk Samping dari Bahan Perikanan dan Peternakan menjadi Makanan Siap Konsumsi. =========================================================================================== Latihan Soal Prakarya Kelas 9 SMP/ MTs Semester 2 Bab 4 Pengolahan Bahan Pangan Setegah jadi dan Produk Samping dari Bahan Perikanan dan Peternakan menjadi Makanan Siap Konsumsi =========================================================================================== 1. Pengertian bahan makanan setengah jadi adalah .... A. bahan pangan matang yang sudah pernah diolah sebelumnya kemudian diawetkan B. bahan pangan matang yang telah mengalami beberapa proses pengolahan C. bahan pangan mentah yang telah mengalami pengolahan dengan cara pengawetan D. bahan pangan mentah yang belum mengalami pengawetan dan langsung diolah 2. Olahan pangan setengah jadi berbahan baku sapi dan daging unggas banyak diminati terutama karena .... A. harga yang murah dan rasanya yang enak B. praktis, dapat disimpan lama dan digunakan kapan saja C. pengolahannya lebih mudah D. mudah didapatkan dimana saja 3. Contoh hasil pengolahan bahan setengah jadi yang dapat disimpan dalam kondisi kering adalah .... A. nugget B. baso C. dendeng D. sosis 4. Baso ikan merupakan salah satu olahan pangan dari ikan jenis berikut ini, kecuali .... A. ikan bandeng B. ikan ikan tuna C. ikan marlin D. ikan kakap 5. Salah satu hal yang membedakan baso ikan dengan baso daging sapi adalah terutama pada .... A. cara pembuatannya B. tekstur daging yang lebih lembut C. pemerolehannya D. proses olahannya 6. Dendeng merupakan salah satu olahan makanan yang prosesnya dengan cara .... A. dikeringkan B. dibekukan C. digiling D. dihaluskan 7. Terasi udang merupakan hasil olahan udang yang sering disebut dengan .... A. belacan B. petis C. dendeng D. pendap 8. Jenis udang yang biasa digunakan untuk pembuatan terasi adalah .... A. udang bago B. udang rebon C. udang jerbung D. udang dogol 9. Terasi dapat dimanfaatkan dalam berbagai produk makanan yaitu .... A. sambal B. kerupuk terasi C. bahan penyedap makanan D. semua jawaban benar 10. Pengolahan dan pengawetan rumput laut memiliki manfaat sebagai berikut ini, kecuali .... A. praktis penggunaannya B. memudahkan dalam penyajian C. memudahkan dalam pengangkutan D. menambah kandungan gizi rumput laut 11. Berikut ini yang bukan merupakan manfaat tepung karagenan rumput laut adalah .... A. pengatur keseimbangan B. pengental C. pembentuk gel D. penawar racun 12. Pemberian garam berlebih pada proses pembuatan telur asin berguna untuk .... A. pengemulsi B. pengatur keseimbangan rasa C. menonaktifkan enzim perombak D. pembentuk susunan telur asin 13. Di bawah ini yang merupakan ciri- ciri telur asin yang berkualitas tinggi adalah .... A. kuning telur berwarna agak kemerahan B. bau amis yang menyengat C. mengeluarkan cairan saat digigit D. rasa asin yang menyengat 14. Dalam pembuatan dendeng daging pemberian garam dapur berguna untuk .... A. pemberi cita rasa B. pengawet makanan C. menaikkan harga dendeng D. jawaban A dan B benar 15. Keju merupakan produk bahan olahan setengah jadi yang berasal dari produk .... A. daging B. susu C. sayuran D. buah- buahan 16. Di bawah ini yang bukan merupakan bahan pangan hasil samping dari hasil perikanan dan peternakan adalah .... A. tulang B. daging C. kulit D. jeroan 17. Kepala ikan merupakan bahan pangan hasil samping dari produk perikanan yang memiliki manfaat berikut ini, kecuali .... A. rasa yang nikmat B. nilai gizi yang tinggi C. sulit olahannya D. memiliki nilai jual 18. Salah satu alasan ceker ayam dipandang sebagai bahan pangan produk samping adalah .... A. rasa yang enak B. nilai gizi yang tinggi C. olahan produk yang mudah D. semua jawaban benar 19. Tulang ikan dimanfaatkan sebagai bahan pangan produk samping karena mengandung vitamin D yang berguna untuk .... A. kesehatan mata B. kesehatan tulang C. kesehatan kulit D. kesehatan jantung 20. Di bawah ini yang bukan merupakan proses dalam teknik pengolahan makanan hasil samping bahan baku perikanan adalah .... A. penggorengan B. pengeringan C. perebusan D. peragian 30 Contoh Soal PG Prakarya Kelas 9 Semester 1 Beserta Jawaban Kurikulum 2013 SMP/MTS tentang Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan~Bagian2 - Postingan kedua soal pilihan ganda prakarya kelas ix semester ganjil K13 edisi revisi postingan ini, merupakan lanjutan 30 contoh soal PG prakarya tentang pengolahan hasil peternakan, yang telah admin publish sebelumnya soal latihan nomor 1-15 dengan materi yang sama diambil dari Bab 4, "Pengolahan Hail Peternakan dan Perikanan. Baca juga 30+ Contoh Soal Essay Prakarya Kelas 9 Semester 1 Beserta Jawaban Kurikulum 2013 SMP/MTS tentang Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Dimulai dari pertanyaan nomor 16, berikut di bawah ini soal PG prakarya dan kunci jawaban kelas 9 semester 1 kurtilas edisi revisi. 16. Ciri khas dari daging sapi adalah berwarna…. a. Merah b. Ungu c. Kelabu d. Putih Jawaban a 17. Kambing merupakan jenis hewan peternakan…. a. Kecil b. Sedang c. Besar d. Sangat besar Jawaban a 18. Zat dalam tubuh hewan sabagai metabolism tubuh adalah…. a. Seng b. Selenium c. Zat besi d. Vitamin Jawaban b 19. Kulit hewan yang biasa digunakan sebagai bahan baku kerajinan adalah sebagai berikut, kecuali…. a. Buaya b. Ular c. Ikan teri d. Kanguru Jawaban c 20. Keunggulan utama protein ikan dibandingkan produk lainnya terletak pada kelengkapan komposisi…. a. Vitamin b. Karbohidrat c. Asam amino d. Asam laktat Jawaban c 21. Zat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta berpengaruh pada peningkatan dan perkembangan jaringan tubuh adalah…. a. Protein b. Lemak c. Zat besi d. Vitamin Jawaban a 22. Teknik pengeringan yang paling sederhana adalah dengan…. a. Oven suhu tinggi b. Tanur tinggi c. Panas matahari d. Mesin pengering Jawaban c 23. Pengolahan ikan dan daging dapat dilakukan dengan tiga metode utama, yaitu pengawetan secara…. a. Fisik, biologi, dan kimia b. Fisik, biologi, dan mekanik c. Mekanik, fisik, dan kimia d. Fisik, potensial, dan mekanik Jawaban a 24. Tepung ikan dan tepung tulang ikan pada umumnya digunakan sebagai…. a. Konsumsi higienis b. Sehat dan bergizi c. Pakan ternak d. Pengawetan kimia Jawaban c 25. Indikator nilai aktivitas air disimbolkan dengan…. a. Aw b. As c. Sw d. Ww Jawaban a 26. Suatu partikel padat dalam wujud butiran kasar dan halus disebut dengan…. a. Pu[uk b. Tepung c. Padatan d. Glukosa Jawaban b 27. Kegiatan pengolahan ikan dan daging menjadi bahan pangan setengah jadi sudah dilakukan sejak jaman dahulu dengan cara yang…. a. Modern b. Sederhana c. Pengasapan d. Perebusan Jawaban b 28. Alat penyajian tradisional yang umum digunakan adalah…. a. Daun b. Piring c. Keramik d. Plastik Jawaban a 29. Produk olahan hasil perikanan setengah jadi berupa hancuran daging ikan beku yang telah mengalami proses pelumeran leaching dan pengepresan disebut…. a. Surimi b. Kobuoushi c. Fillet d. Shushi Jawaban a 30. Manfaat ikan bisa didapatkan jika mengkonsumsi secara rutin, karena lemak yang terdapat dalam ikan adalah lemak…. a. Jenuh b. Tak jenuh c. Sesuai takaran d. Cukup Jawaban b Lanjut ke soal penilaian akhir semester ganjil ==> 40 Contoh Soal UAS/PAS Prakarya Kelas 9 Semester 1 Beserta Jawaban Kurikulum 2013 SMP/MTS Bisa digunakan untuk materi Prakarya SMP Kelas 9 Semester Ganjil untuk Ulangan, Latihan, PTS dan PAS. 1. Apa nama makanan dari negara Jepang dari nasi yang dibentuk dengan lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak ?a. Ramenb. Sushic. Mochid. Udon2. Ikan yang hidup di wilayah Indonesia berdasarkan ekologinya terbagi menjadi 3 jenis yaitu …a. Ikan sungai, danau dan lautb. Ikan perairan asin dan tawarc. Ikan air sungai, air laut dan air tambakd. Ikan perairan tawar, perairan payau, dan perairan Berikut ini adalah contoh Ikan perairan tawar yaitu …a. lele, mas, bawalb. bandeng, mujair, ekor kuningc. udang windu, kakap, tunad. sarden, tenggiri, kerapu4. Pada gambar berikut yang merupakan ikan perairan payau adalah …5. Produk olahan ikan frozen food seperti siomay, otak-otak, dan nugget biasanya terbuat dari bahan utama …a. Ikan Leleb. Ikan Bawalc. Ikan Kakapd. Ikan Bandeng6. Hasil olahan ikan bandeng yang dimasak dengan dikukus tekanan tinggi sehingga durinya menjadi lunak dinamakan …a. bandeng panggangb. bandeng asapc. bandeng prestod. bandeng pepes7. Ciri-ciri ikan tenggiri adalah sebagai berikut ..a. ikan perenang dengan ukuran tubuhnya antara 100 - 225 cm. mempunyai sisik-sisik kecil dan berwarna biru tuab. tubuh memanjang dan pipih, bersisik kecil, tipis serta warna tubuh belang-belang biru gelap. mempunyai mulut besar bertaring tajam, hidup berkelompok dengan ukuran bisa mencapai 1 m - 2,2 mc. ikan berbadan pipih dan berenang secara berkelompok, dari arah samping tubuh, bawal tampak membulat atau oval. sedangkan bagian tubuh berwarna kuning kemerahand. bagian atas dan bawah mempunyai warna putih kekuningan, ada dua baris totol-totolhitam di punggung, satu totol hitam dekat sirip dada. Ikan ini mempunyai panjang maksimal35 cm dan rata-rata panjangnya 20 cm - 25 Udang yang dinamakan juga udang putih atau White Shrimp yang mempunyai ciri-ciri kulitnya putih / licin, dengan warna putih kekuningan serta bintik hijau, selain itu ada juga yang mempunyai warna kuning kemerahan. Hal tersebut merupakan ciri-ciri dari …a. Udang Jerbungb. Udang Flowerc. Udang Windud. Udang Cokong9. Ikan yang bisa menjadi bahan produk olahan pangan berupa bakso, kerupuk, pempek, siomay dan sebagainya ditunjukan pada gambar…10. Udang juga dinamakan lobster yang bisa mencapai ukuran sangat besar yaitu 2 kilogram, memiliki kulit cukup keras dengan warna coklat kemerahan, hijau, hitam atau hitam kemerahan, deskripsi itu merupakan ciri-ciri dari …a. Udang Rebonb. Udang Barongc. Udang Kucingd. Udang Dogol11. Cumi-cumi adalah kelompok hewan jenis …a. aves b. mamaliac. reptild. moluska12. Cumi-cumi ini biasanya mempunyai tubuh besar dan panjang, bisa mencapai diameter lebih dari 5 cm dan panjang tubuh 20 cm - 30 cm. Deskripsi itu merupakan ciri-ciri dari …a. Cumi-cumi Sotongb. Cumi-cumi Karangc. Cumi-cumi kadutd. Cumi-cumi Blakutak13. Hasil laut yang biasanya digunakan untuk pembuatan agar-agar adalah …a. Tripangb. Rumput lautc. Bintang lautd. Karang laut14. Dari tabel di bawah ini manakah dari hasil perikanan konsumsi, manakah yang mempunyai kandungan kalori paling tinggi ?a. udang b. Ikan masc. Ikan tenggirid. Ikan kakap15. Ciri khusus dari memelihara ayam kampung adalah …a. dipelihara pada kandang dengan ukuran besarb. Hanya perlu 5-6 minggu ayam bisa dipanenc. dibiarkan lepas bebas berkeliaran mencari makand. diberi makanan konsentrat buatan dari pabrik pakan hewan 16. Biasanya daging sapi dan kerbau bisa diolah menjadi makanan …a. rendang, semur, pempek, abon, bakso, dendeng, dan pepesb. rendang, kerupuk, pempek, abon, siomay, dendeng, dan pepesc. rendang, semur, sosis, abon, bakso, dendeng, dan kornetd. otak-otak, semur, pecel, abon, bergedel, dendeng, dan kornetkunci jawaban 1. b 11. d2. d 12. a3. a 13. b4. d 14. b5. c 15. c6. c 16. c7. b8. a9. b10. b Soal Prakarya Kelas 9 Pengolahan Hasil Peternakan Dan Perikanan. Doc Soal Pilihan Ganda Pengolahan Docx Nur Fakhirah Kasim Academia Edu From Soal bahasa indonesia kls 8 semester 1 dan jawaban Soal bahasa indonesia kls 7 k13 semester genap do0c Soal bahasa indonesia kelas 9 usbn kurikulum 2013 kurikulum 2013 Soal bahasa indonesia kls 7 kurikulum 13 Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source This site is an open community for users to do submittion their favorite wallpapers on the internet, all images or pictures in this website are for personal wallpaper use only, it is stricly prohibited to use this wallpaper for commercial purposes, if you are the author and find this image is shared without your permission, please kindly raise a DMCA report to Us. If you find this site adventageous, please support us by sharing this posts to your favorite social media accounts like Facebook, Instagram and so on or you can also bookmark this blog page with the title soal prakarya kelas 9 pengolahan hasil peternakan dan perikanan by using Ctrl + D for devices a laptop with a Windows operating system or Command + D for laptops with an Apple operating system. If you use a smartphone, you can also use the drawer menu of the browser you are using. Whether it’s a Windows, Mac, iOS or Android operating system, you will still be able to bookmark this website. – Ringkasan materi prakarya kelas 9 BAB IV Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan pada aspek pengolahan yang akan di pelajari di semester 1. Sahabat Pendidikan, pada materi prakarya kelas 9 khususnya yang ada pada bab 4 tentang Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan ada beberapa materi yang akan di pelajari didalamnya. Adapun jenis materi yang akan di pelajari pada mata pelajaran prakarya kelas 9 bab 4 semester 1 yaitu sebagai berikut A. Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Menjadi Makanan Siap Saji1. Jenis Ikan, Udang, Cumi-cumi, Rumput Laut, Daging, Telur, dan Susu2. Manfaat Ikan, Udang, Cumi-cumi, Rumput Laut, Daging, Telur, dan Susu3. Metode Pengolahan4. Tahapan Pengolahan5. Penyajian dan PengemasanB. Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Menjadi Olahan Pangan Setengah Jadi1. Jenis Olahan Pangan Setengah Jadi2. Manfaat Olahan Pangan Setengah Jadi3. Metode Pengolahan4. Tahapan Pengolahan5. Penyajian dan Pengemasan Kita ketahui Bersama bahwa pada pelajaran prakarya ada 4 aspek yang akan di menjadi materi inti yaitu aspek budidaya, rekayasa, kerajinan dan pengolahan. Pada pembelajaran prakarya kelas 9 bab 4 ini yaitu materinya akan membahas tentang aspek pengolahan yang sekaligus menjadi materi terakhir yang akan di pelajari pada pembelajaran di semester 1. Melalui postingan ini saya akan memberikan ringkasan materi prakarya kelas 9 bab 4 Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan, yang mana ringkasan dan rangkuman materi yang akan saya sajikan melalui postingan ini ialah bersumber dari buku siswa prakarya kelas 9 kurikulum 2013 edisi revisi terbaru. Ringkasan materi ini dapat digunakan oleh guru maupun siswa dalam proses pembelajaran baik dirumah maupun di sekolah. Dengan belajar dari materi yang telah diringkas maka tentunya akan memudahkan para guru dan siswa yang akan menggunakannya sebagai bahan pembelajaran. Semoga dengan sajian ringkasan/rangkuman materi prakarya kelas 9 bab 4 tentang Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan yang akan saya bagikan melalui postingan ini bisa membantu teman-teman Pendidikan yang akan menggunakannya sebagai bahan belajar. Baiklah berikut ini sajian materi prakarya kelas 9 SMP bab 4 Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan yang telah diringkas . BAB IV Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan A. Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Menjadi Makanan Siap Saji 1. Jenis Ikan, Udang, Cumi-Cumi, Rumput Laut, Daging, Telur dan Susu a. Ikan Ikan yang banyak hidup di Indonesia berdasarkan ekologinya terbagi menjadi 3, yaitu perairan tawar, perairan payau, dan perairan laut. 1 Ikan Perairan Tawar Ikan perairan tawar adalah ikan yang menghabiskan sebagian atau seluruh hidupnya di air tawar, seperti sungai dan danau. Jenis - jenis ikan air tawar sebagai bahan pangan adalah ikan lele, mas, gurame, dan sebagainya. Kandungan gizi ikan air tawar hampir menyerupai dengan ikan air laut. 2 Ikan Perairan Payau Ikan perairan payau adalah ikan yang hidupnya di perairan payau. Perairan payau merupakan pencampuran antara perairan tawar dan perairan laut seperti muara. Kadar garam dalam perairan tersebut berkisar 5 - 29 ppm. Jenis-jenis ikan air payau yang sering dikonsumsi sebagai bahan pangan seperti berikut a Ikan Bandeng b Ikan Kakap 3 Ikan Perairan Laut Ikan perairan laut adalah ikan yang hidup di laut dengan salinitas di atas 30 ppm. Ikan laut sangatlah banyak jenis dan ukurannya, dari mulai ukuran terkecil sampai ukuran yang besar. Kandungan gizi ikan laut pun sangatlah lengkap dan baik untuk kesehatan. Jenis-jenis ikan laut yang sering dikonsumsi adalah seperti berikut. a Ikan Tuna b Ikan Tenggiri c Ikan kembung d Udang e Cumi-Cumi f Rumput Laut b. Daging Daging yang berasal dari unggas dan hewan berkaki empat dapat ditemukan di setiap bagian tubuhnya. Daging tersebut dapat diolah dan dikonsumsi oleh manusia sebagai makanan yang mengandung protein hewani. Di bawah ini beberapa jenis daging yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. 1 Daging Ayam 2 Daging Sapi 3 Daging Kerbau 4 Daging Kambing 5 Daging Babi c. Telur Telur terutama dihasilkan oleh hewan jenis unggas dan ikan yang sebenarnya adalah cara hewan tersebut berkembang biak dengan bertelur. Dari telur ini akan menetas hewan muda untuk kelestarian jenisnya agar tidak punah. Telur dapat dikonsumsi manusia dan mengandung nilai gizi yang tinggi. Berikut ini jenis-Jenis telur yang biasa dikonsumsi 1 Telur Ayam Kampung 2 Telur Ayam Broiler/Leghorn 3 Telur Itik 4 Telur Puyuh d. Susu Susu adalah cairan berwarna putih yang disekresikan oleh kelenjar mammae pada binatang mamalia betina untuk bahan makanan dan sumber gizi untuk anaknya. Susu juga merupakan sumber gizi bagi tubuh manusia. 2. Manfaat Ikan, Udang, Cumi-Cumi, Rumput Laut, Daging, Telur dan Susu Ikan, udang, cumi-cumi, daging, telur, dan susu adalah sumber penghasil protein hewani. Protein adalah zat yang penting bagi tubuh. Fungsi protein antara lain seperti berikut. 1 Sebagai zat pembangun. 2 Cadangan makanan dan sumber energi. 3 Sintesis antibodi, hormon, dan enzim. 4 Pengatur keseimbangan kadar asam dan basa di dalam sel. 5 Pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan terutama pada anak-anak yang berada pada masa pertumbuhan. a. Manfaat Ikan Kandungan gizi yang terdapat pada ikan segar dan manfaatnya antara lain seperti berikut. 1. Omega 3, untuk proses perkembang an otak pada janin dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan penglihatan bayi. 2. Mengandung serat protein yang pendek sehingga mudah dicerna. 3. Kaya akan asam amino seperti taurin untuk merangsang pertumbuhan sel otak balita. 4. Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah kebutaan pada anak. 5. Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. 6. Vitamin B6 untuk membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf. 7. Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan syaraf. 8. Zat besi yang mudah diserap oleh tubuh. 9. Yodium untuk mencegah terjadinya penya kit gondok dan ham[1]batan pertumbuhan anak. 10. Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan seba[1]gian antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. 11. Seng yang membantu kerja enzim dan hormon. 12. Fluor yang berperan dalam menguatkan dan menyehatkan gigi anak. b. Manfaat Udang Udang adalah sumber lemak omega 3 yang sangat besar, mengandung banyak vitamin, mineral, protein dan unsur-unsur lainnya yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Seperti 1. Kandungan vitamin B12 dapat yang dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh yaitu 78%. 2. Kandungan selenium 102 % sangat cukup memenuhi kebutuhan harian tubuh. 3. Kandungan protein 52% dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh. 4. Kandungan fosfor 50%. 5. Kandungan yodium, dapat memenuhi 31% kebutuhan tubuh. 6. Kandungan Vitamin B3, dapat memenuhi 19% kebutuhan 7. Kandungan Zinc, dapat memenuhi 17% kebutuhan tubuh. harian tubuh. 8. Kandungan Kolin, dapat memenuhi 36% kebutuhan tubuh. 9. Kandungan Vitamin E, dapat memenuhi 17% kebutuhan tubuh. 10. Kandungan Vitamin B6, dapat mememnuhi 16% kebutuhan tubuh. 11. Kandungan lemak omega 3, memenuhi 14% kebutuhan lemak omega 3 kebutuhan harian tubuh. 12. Kandungan copper, memenuhi 32% kebutuhan harian tubuh. 13. Kandungan Asam patotenis, dapat memenuhi 12% kebutuhan asam patotenis kebutuhan tubuh. 14. Kandungan Vitamin A, dapat memenuhi 11% kebutuhan tubuh. c. Manfaat Cumi-Cumi Cumi-cumi sangat kaya akan mineral dan nutrisi yaitu protein, vitamin B, seng, yodium, dan omega 3 dan juga mengandung tembaga. Cumi-cumi memiliki manfaat sebagai berikut 1. Kandungan tinta dalam cumi-cumi baik untuk kesehatan tubuh terutama dapat mengoptimalkan sel darah putih sehingga tubuh secara otomatis mampu mencegah kuman berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai penyakit dalam tubuh. Tinta cumi-cumi juga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tumor. 2. Kandungan tembaga dalam cumi-cumi baik untuk metabolisme zat besi dan membantu proses pembentukan sel darah merah. 3. Kandungan Omega 3 yang merupakan salah satu asam lemak tak jenuh dapat menurunkan kolsterol. 4. Kadungan mineral dalam cumi-cumi dapat menyehatkan system pencernaan d. Manfaat Rumput Laut Sayuran laut ini kaya akan nutrisi penting bagi tubuh yaitu mengandung Vitamin K, Kalsium, zat besi, serat alami, dan asam lemak omega 3. Berikut ini beberapa manfaat nutrisi di dalam rumput laut 1. Kalsium yang dihasilkan rumput laut dengan kandungannya 5 kali lebih besar dibandingkan susu dapat mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. 2. Kandungan Vitamin C merupakan anti oksidan yang mencegah gejala kanker serta dapat merawat kecantikan kulit. 3. Rumput laut mengandung serat alami yang baik untuk mengontrol berat badan. e. Manfaat Susu Susu merupakan sumber kalsium dan protein dengan tingkat tinggi. 1. Kalsium dalam susu merupakan zat yang penting untuk kesehatan tulang terutama bagi pertumbuhan tulang anak -anak, bagi orang dewasa berguna untuk menjaga kekuatan tulang dan mencegah terjadinya resiko osteoporosis. 2. Kandungan potassium dalam susu dapat menggerakan dinding pembuluh darah pada saat tekanan darah tinggi sehingga mampu menjaganya agar tetap stabil serta mencegah penyakit jantung. 3. Kandungan yodium, seng, dan leticinnya dapat meningkatkan efi siensi kerja otak besar. 4. Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu berfungsi mempertahankan kulit agar tetap bersinar. 5. Kandungan tyrosine dalam susu dapat mendorong hormone kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak. 6. Kandungan Magnesium dalam susu dapat membuat jantung dan system syaraf tahan terhadap kelelahan. 7. Kandungan Vitamin B2 dalam susu sapi dapat meningkatkan ketajaman penglihatan. 8. Dapat menetralisir racun seperti logam, timah, dan cadmium dari bahan makanan lain yang diserap oleh tubuh. f. Manfaat Daging Kandungan gizi yang terdapat pada daging segar dan manfaatnya antara lain seperti berikut. 1. Kaya vitamin B dan mineral sehingga sangat diperlukan untuk kesehatan sistem syaraf dan pertumbuhan. 2. Kandungan 9 asam amino esensial yang terdapat di dalamnya berperan untuk perkembangan dan memperbaiki seluruh sel tubuh kita yang rusak atau aus. 3. Zat besi haeme yang terkandung di dalamnya lebih mudah dicerna dibandingkan dengan zat besi yang terdapat dalam protein nabati. Zat ini menghindarkan tubuh dari penyakit anemia. 4. Daging kaya vitamin B dan D. Anggota keluarga vitamin B yang banyak terdapat di dalam daging adalah B2 ribofl avin, B3niasin, B6 piridoksin, dan B12 kobalamin. 5. Terkandung juga seng Zn dan selenium yang merupakan sumber nutrisi penting bagi sistem imunitas tubuh. Bahkan, tubuh kita dapat menyerap seng yang berasal dari daging jauh lebih baik daripada seng yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. 6. Daging juga merupakan bahan makanan yang kaya akan Omega 3. Senyawa ini penting untuk membantu fungsi jantung, hati, dan sistem saraf pusat. g. Manfaat Telur 1. Telur Ayam Kampung Telur ayam kampung mengandung banyak nutrisi diantaranya adalah a. Putih telur mengandung riboflafin atau vitamin B2 yang berlimpah. Riboflafin merupakan vitamin yang larut air dan sangat diperlukan untuk fungsi sel yang normal, pertumbuhan dan produksi energi. b. Kuning telur mengandung 1,33 gram kolesterol per 100 gram. c. Mengandung vitamin A dan B. d. Mengandung Kalsium. e. Mengandung fosfor. f. Mengandung letisin. g. Mengandung zat besi. 2. Telur Ayam Broiler/leghorn Kandungan nutrisi pada telur ayam broiler sama dengan kandungan nutrisi pada ayam kampung hanya saja nutrisi pada ayam broiler lebih sedikit dibanding yang ada pada ayam kampung. 3. Telur Itik a. Mengandung vitamin D enam kali lebih banyak dibanding telur ayam broiler. b. Mengandung Vitamin E lebih banyak sekitar 75% dibanding telur ayam broiler. c. Warna kuning pada telur bebek lebih gelap dibanding telur ayam menunjukkan kepadatan nutrisi yang lebih. d. Mengandung vitamin A dua kali banyak dibanding telur ayam. e. Mengandung Vitamin B kompleks, unsur mineral selenium, mangan, seng, tembaga, kalium, natrium, fosfor, kalsium dan zat besi yang sedikit lebih banyak dari pada telur ayam. 4. Telur Puyuh Telur puyuh memiliki kandungan nutrisi yang tidak boleh dianggap remeh, kandungan gizi telur puyuh bahkan lebih tinggi disbanding telur ayam broiler. Kandungan nutrisi pada telur adalah a. Mengandung Protein 13% lebih tinggi dibanding telur ayam broiler yang hanya 11%. b. Mengandung vitamin A dan B2 dua kali lipat dari telur ayam broiler. c. Mengandung zat besi dan potassium sebanyak lima kali lipat disbanding telur ayam broiler. d. Telur puyuh tidak mengandung LDLkolesterol jahat, Sangat kaya dengan HDL kolesterol baik. e. Kandungan protein ovomucoid dapat mengatasi gejala alergi. Ovomucoid adalah protein yang biasa dipakai untuk memproduksi obat antialergi. 3. Metode Pengolahan Metode memasak bahan pangan ikan, udang, cumi, rumput laut, daging, telur dan susu biasanya dengan metode merebus boiling, mengukus steaming, menggoreng fried, mem bakar grilling, dan memanggang/dioven. a. Merebus Boiling Merebus adalah melunakkan atau mematangkan bahan makanan dalam cairan air, kaldu, santan atau susu dengan temperatur 1000 C. Bahan makanan harus terendam dalam cairan. Fungsi cairan untuk mematangkan bahan makanan tersebut. b. Mengukus Steaming Mengukus adalah memasak bahan makanan dengan uap panas dari rebusan air yang ada di bawahnya dan bahan makanan/masakan tidak menyentuh air yang menghasilkan uap tersebut. c. Menggoreng Frying Menggoreng adalah metode memasak dengan cara memasukkan bahan makanan ke dalam minyak panas. d. Membakar Grilling Membakar adalah metode memasak bahan makanan dengan cara dibakar langsung di atas bara api, biasanya menggunakan arang yang dipanaskan hingga menjadi bara api. e. Memanggang Baking Memanggang adalah metode me masak bahan makanan dengan menggunakan udara yang dipanaskan sehingga bahan yang dimasak men dapatkan panas yang stabil dari segala arah. 4. Tahapan Pengolahan Mengolah bahan pangan bergantung pada tujuan, metode, kebutuhan dan kegunaan yang kita inginkan. Dalam mengolah bahan pangan, kita perlu membiasakan dengan merencanakan/merancang proses pembuatannya agar hasil olahan pangan bermanfaat sehingga dapat dipertanggung jawabkan baik secara ekonomi maupun kebutuhan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah proses pengolahan dalam membuat suatu olahan pangan agar dapat dihasilkan produk olahan yang sesuai dengan kegunaan, nikmat dalam cita rasa, tepat dalam pengolahan, memiliki nilai estetis dalam penyajian maupun kemasan, dan aman bagi kesehatan. Berikut disajikan bagan alur/tahapan pengolahan. 5. Penyajian dan Pengemasan Salah satu yang memengaruhi konsumen memilih atau membeli suatu makanan adalah cara pengemasannya. Pengemasan makanan adalah cara untuk menyuguhkan makanan kepada orang untuk diperjualbelikan, yang telah ditata berdasarkan komposisi warna, tekstur/bentuk, rasa, aroma, dan alat/kemasan sajian makanan. Tujuan pengemasan makanan adalah sebagai berikut. a. Melindungi isi/makanan dari benturan, cuaca dan mikroorganism dengan pemilihan material untuk kemasan yang tepat serta desain bentuk dan struktur yang baik. b. Menjadi daya tarik dan pembeda dari berbagai jenis dan merek makanan. Pemilihan material yang tepat serta desain bentuk dan struktur yang tepat akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk memilih membeli makanan tersebut. c. Informasi mengenai makanan tersebut, yaitu nama dan merek makanan, isi makanan, berat, kandungan bahan dan nutrisi, tanggal kadaluarsa, produsen, kode produksi, dan keterangan khusus harus jelas. a. Jenis Kemasan Secara umum, kemasan digolongkan menjadi tiga seperti berikut. 1 Kemasan Primer Kemasan primer adalah kemasan yang berhubungan/kontak langsung dengan produk makanan. Contoh Kantong plastik untuk produk dendeng sapi, sosis, bakso. Cup kaleng untuk kornet, gelas plastik cup untuk air minum atau bubur instan 2 Kemasan Sekunder Kemasan sekunder adalah kemasan kedua yang berisi sejumlah kemasan primer. Kemasan ini tidak kontak langsung dengan produk yang dikemas. Contoh Kemasan karton untuk produk kornet, kemasan krat untuk produk dalam botol. 3 Kemasan Tersier Kemasan tersier adalah kemasan yang diperuntukkan sebagai kemasan transpor atau distribusi apabila makanan akan dikirim ke tempat lain. Contoh kontainer dan kotak karton gelombang b. Faktor-Faktor dalam Penyajian/Pengemasan Faktor-faktor yang juga harus diperhatikan dalam menyuguhkan makanan adalah seperti berikut. 1 Sanitasi dan Higienis Sanitasi dan higienis makanan merupakan salah satu prinsip dari pengemasan makanan. Hal ini harus diperhatikan karena pengemasan makanan yang tidak higienis dapat mengurangi selera makan seseorang bahkan dapat menjadi media kontaminasi berbagai macam bakteri dan kuman. 2 Cita Rasa Konsumen memilih suatu makanan adalah karena cita rasanya. Sensasi rasa, tektur dan bau. Penampilan makanan menimbulkan sensasi tersendiri dalam mulut kita. Cita rasa sangat memengaruhi seseorang dalam memilih dan membeli suatu produk makanan. 3 Warna dan Tekstur Warna makanan dapat memperlihatkan bahwa makanan tersebut masih berkualitas baik atau sudah jelek. Warna makanan dapat digunakan sebagai indikator kematangan makanan. 4 Alat dan Kemasan Seseorang yang membeli makanan di restoran kadang dimakan di tempat atau dibungkus untuk dibawa pulang. Alat penyajian dan kemasan hidangan makanan bisa menggunakan kerajinan tradisional dan modern. B. Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Menjadi Olahan Pangan Setengah Jadi Keuntungan bahan pangan yang diolah menjadi bahan pangan setengah jadi, yaitu sebagai berikut. • Menjadi bahan baku yang fleksibel untuk industri pengolahan lanjutan. • Dapat diperjual belikan antardaerah dan sebagai komoditas ekspor. • Aman dalam distribusi dari satu tempat ke tempat lainnya. • Dapat dikemas lebih ringkas. • Menghemat ruangan dalam penyimpanan. • Mengurangi biaya dalam penyimpanan. • Tahan lama dan lebih kuat di cuaca dingin atau panas. 1. Jenis Olahan Pangan Setengah Jadi Berikut ini diuraikan berbagai jenis olahan pangan setengah jadi dari bahan pangan ikan dan daging. a. Jenis Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Ikan Pengolahan ikan menjadi produk setengah jadi berupa hasil fi llet ikan dan surimi. Fillet ikan adalah bentuk irisan daging ikan tanpa tulang, tanpa sisik dan kadang tanpa kulit. Surimi adalah daging yang dihaluskan hingga membentuk seperti pasta. Bahan ini biasanya dikemas plastik dalam keadaan beku, untuk kemudian dilelehkan dan diolah menjadi makanan jadi. b. jenis olahan pangan setengah jadi dari bahan daging Bahan pangan setengah jadi dari bahan baku daging juga banyak diminati masyarakat modern yang memiliki aktivitas bekerja yang padat. Bahan ini dapat disimpan lama sehingga sewaktu[1]waktu akan digunakan sebagai bahan makanan tidak perlu lagi harus mencari bahan segar dari pasar yang tentunya memerlukan waktu khusus untuk berbelanja. 2. Manfaat Olahan Pangan Setengah Jadi Manfaat ikan dan daging produk setengah jadi adalah memiliki waktu simpan yang lebih panjang. Proses perlakuan pada saat pembuatan produk setengah jadi membuat bahan pangan dapat digunakan menjadi olahan yang memiliki variasi bentuk yang menarik serta cita rasa yang tinggi sehingga banyak diminati oleh masyarakat. Produk setengah jadi dari ikan dan daging dapat pula diolah dengan menambahkan bahan pangan lainnya agar kandungan gizinya lengkap 3. Metode Pengolahan Metode pengolahan produk setengah jadi dari ikan dan daging dapat dilakukan dengan beberapa proses, yaitu pembekuan, pengeringan, pengasapan, dan pengalengan. a. Proses Pembekuan Pengolahan makanan setengah jadi dari ikan dan daging biasanya dilakukan pro ses pembeku an. Pada dasarnya, menyimpan makanan dengan cara dibekukan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan makanan. b. Pengeringan Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kandungan air pada ikan dan daging sampai batas yang aman untuk disimpan. Proses pengeringan yang paling sederhana dilakukan dengan menggunakan panas matahari. 4. Tahapan Pengolahan a. Proses Pengolahan Ikan Setengah Jadi Proses pengolahan ikan setengah jadi salah satunya menjadi produk fillet ikan. Fillet ikan banyak dijual di swalayan dengan proses pengemasan yang sudah dibekukan. b. Proses pengolahan daging sapi setengah jadi Proses pengolahan daging sapi setengah jadi salah satunya dilakukan dengan mendendeng daging sapi. Dendeng sapi dapat digunakan sebagai bahan pembuatan balado dendeng sapi. 5. penyajian dan pengemasan Penyajian dan pengemasan produk setengah jadi dari peternakan dan perikanan selain dengan menggunakan plastic yang divakum juga dapat dikemas dengan menggunakan kaleng. Pengalengan ialah metode pengawetan makanan dengan memanaskannya dalam suhu yang akan membunuh mikroorganisme dan kemudian menutupinya dengan rapat. Berikut ini contoh pengemasan produk olahan pangan setengah jadi dari hasil peternakan dan perikanan. Itulah ringkasan materi prakarya untuk kelas 9 SMP yang akan di pelajari khususnya materi yang ada pada BAB 4 tentang Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan. Dari ringkasan materi diatas, maka dapat di simpulkan rangkumannya sebagai berikut 1. Ikan adalah jenis hewan golongan pisces yang memiliki kandungan protein. 2. Ayam adalah jenis hewan yang masuk kelompok aves dan memiliki kandungan protein. 3. Sapi adalah jenis hewan yang masuk kelompok mamalia dan memiliki kandungan protein. 4. Jenis ikan berdasarkan habitatnya antara lain ikan perairan tawar, ikan perairan payau, dan ikan perairan laut. 5. Jenis daging dibedakan berdasarkan hewan yang menjadi sumber daging. 6. Jenis daging hanya yang berasal dari jenis hewan besar mamalia dan reptil saja dan warnanya merah sebelum dimasak. 7. Teknik pengolahan pangan, yaitu merebus, mengukus, menggoreng, memanggang, menggiling, mengeringkan. 8. Tahap pengolahan pangan, yaitu perencanaan identifi kasi kebutuhan, ide gagasan, pelaksanaan/pembuatan persiapan bahan, alat, dan proses pembuatan, penyajian/pengemasan, dan evaluasi. 9. Sanitasi dan higiene penyajian suatu hidangan makanan perlu diper[1]hatikan. Penyajian makanan yang tidak higienis dapat mengurangi selera makan seseorang dan dapat juga menjadi penyebab kontaminasi berbagai macam bakteri dan kuman. 10. Disain kemasan yang menarik juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen dalam memutuskan untuk membeli suatu produk olahan pangan. 11. Olahan pangan setengah jadi produk pangan primer adalah mengolah bahan baku pangan dengan proses pengawetan, Pengawetan yang dilakukan pada ikan dan daging dengan cara pembekuan dan pengalengan. 12. Keuntungan bahan pangan yang diolah menjadi bahan pangan setengah jadi, yaitu seperti berikut. a. Menjadi bahan baku yang fl eksibel untuk industri pengolahan lanjutan. b. Dapat diperjualbelikan antardaerah dan sebagai komoditas ekspor. c. Aman dalam distribusi dari satu tempat ke tempat lainnya. d. Dapat dikemas lebih ringkas. e. Menghemat ruangan dalam penyimpanan. f. Mengurangi biaya dalam penyimpanan. g. Tahan lama dan lebih kuat dari cuaca dingin atau panas. 13. Pangan olahan ikan dan daging mencakup pangan olahan yang langsung dikonsumsi untuk manusia maupun pangan olahan setengah jadi produk pangan primer yang digunakan selanjutnya sebagai bahan baku pangan. LIHAT JUGA RANGKUMAN MATERI PRAKARYA KELAS 9 SEMUA BAB SEMESTER 1 Demikianlah ringkasan dan rangkuman materi prakarya kelas 9 SMP BAB 4 Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan yang bisa saya berikan pada kesempatan ini, semoga informasi ini bisa membantu para guru dan siswa yang akan menggunakannya sebagai bahan pembelajaran baik untuk belajar dirumah ataupun belajar di sekolah. Sekian dan Terimakasih.

soal prakarya kelas 9 pengolahan hasil peternakan dan perikanan